Kamis, 28 Februari 2013

Mampukah tembakau bertahan diantara dilema dan asa




Pro dan kontra tembakau akan terus diperbincangkan, bahkan menjadi komoditas politik yang dilematis. Hal utama yang selalu dijadikan topik perbincangan sudah tentu permasalahan yang ditimbulkan oleh rokok, baik bagi kesehatan maupun kualitas hidup pecandunya. Opini publik yang muncul apabila ditanyakan tentang rokok akan selalu mengarah pada hal negatif yang diakibatkanya, tanpa melihat sisi lain dibalik itu ada petani, pengusaha, pekerja pabrik, penjual rokok, dan orang-orang yang menjual jasa pada pengusahaan tembakau yang menggantungkan hidupnya pada komoditi ini. Selain itu, rokok merupakan salah satu penyumbang devisi yang besar bagi negari ini.

Bioteknologi, Jalan Terang Ditengah Pasang Surutnya Usaha Tembakau



Bioteknologi, Jalan Terang Ditengah Pasang Surutnya Usaha Tembakau



Perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya biologi molekuler melalui rekayasa genetika diperoleh sebuah terobosan yang dapat meningkatkan produksi tanaman, penurunan biaya produksi dan diversifikasi produk tembakau yang lebih visible. Penelitian bioteknologi telah menghasilkan tanaman tembakau yang memiliki fase vegetatif lama dan tidak cepat berbunga serta memiliki umur yang panjang (8 tahun atau lebih) yang dapat meningkatkan keuntungan, tanaman tembakau yang memiliki ketahanan yang tinggi terhadap serangan hama dan penyakit sehingga potensi produksi dapat tercapai, dan diversifikasi produk tembakau menjadi penghasil biofuel, senyawa kolagen, vaksin manusia dan hewan, dan bioremediasi limbah-limbah berbahaya.

Kamis, 18 Oktober 2012

Pertanian Presisi


PERTANIAN PRESISI,
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM APLIKASI PEMUPUKKAN TANAMAN TEMBAKAU

Pertanian presisi (precision farming/PF) merupakan informasi dan teknologi pada sistem pengelolaan pertanian untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan mengelola informasi keragaman spasial dan temporal di dalam lahan untuk mendapatkan keuntungan optimum, berkelanjutan, dan menjaga lingkungan. Tujuan dari PF adalah mencocokkan beberapa sumber daya dan kegiatan budidaya pertanian dengan kondisi tanah dan keperluan tanaman berdasarkan karakteristik spesifik lokasi di dalam lahan (McBratney A and Whelan BM, 1995). Penerapan PF dalam budidaya tanaman dapat berpotensi menghasilkan produksi atau hasil yang lebih besar dengan tingkat input (pupuk, kapur, herbisida, insektisida, fungisida, bibit) yang sama atau hasil yang sama dengan pengurangan input. Oleh karena itu, PF merupakan revolusi dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis teknologi informasi.

Rabu, 10 Oktober 2012

Cerutu di Republik Dominika



Republik dominika terletak di bagian timur kuba, memiliki "negara cigar" kehormatan, dan kuba memiliki iklim dan kondisi yang sama untuk budidaya tembakau, adalah merek-merek dunia yang paling populer tempat kelahiran cerutu. Sebagian besar pertumbuhan tembakau di dominica ditanam di bagian utara negara itu, dekat san diego. Karena itu, san diego, "kuil industri tembakau dan cerutu," yang dikenal. Sebagai iklim yang hangat, dan angin tropis sesekali, petani tembakau dan pembuat cerutu, ini adalah tempat yang ideal untuk mengambil akar.

mrsupel.blogspot.com - Mengintip Proses Pembuatan Cerutu "Partagas"


Kamis, 19 April 2012




Sumber: Memo Jatim, 18 April 2012

Kamis, 28 Juli 2011

Pencarian Lahan Potensial



Proses budidaya tanaman tembakau, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari lahan yang memang benar sesuai untuk pertumbuhan tembakau, hal ini sangat penting untuk dilakukan supaya tanaman tembakau pada saat ditanam akan dapat tumbuh dengan optimal sehingga memberikan hasil produktivitas dan kualitas yang di harapkan. 
Pencarian dan pemilihan lahan potensial  untuk tanaman tembakau cerutu harus memperhatikan:
  • Kesesuaian lahan untuk tanaman tembakau
  • Kriteria pemilihan lahan potensial
  • Jenis dan topografi lahan potensial
  • Syarat tumbuh tanaman tembakau
  • Kiat sukses dalam meilih lahan potensial

Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pencarian lahan yang potensial untuk tanaman tembakau :

Selasa, 12 Juli 2011

Pengeringan Daun Tembakau

Daun tembakau yang sudah masak (sesuai kriteria petik) dipetik sesuai dengan pola petik, dimana setiap kali panen, daun yang dipetik (polong) sebanyak 2 lembar. Proses petik daun tembakau dilaksanakan pada pukul 05:00 - 08:00 dan diangkut ke gudang pengering maksimal pukul 10:00 dengan tujuan mengurangi kerusakan akibat paparan sinar matahari dengan intensitastinggi karena akan menurunkan kualitas daun tembakau.